Kamis, 13 Mei 2021
30 C
Sidoarjo
Kamis, 13 Mei 2021

Surabaya Bakal Dapat Bantuan 150 Bus dari Kemenhub

- Advertisement -
- Advertisement -

Pemerintah Kota Surabaya menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia tentang perencanaan, pembangunan serta pengoperasian angkutan perkotaan di Kota Surabaya, Kamis (22/10/2020).

Penandatanganan itu dilakukan Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya dengan Budi Setiyadi Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub RI, di lobby lantai 2 gedung Balai Kota Surabaya.

Kemenhub bakal menganggarkan 150 bus operasional untuk angkutan perkotaan di Surabaya. Program yang disebut Buy The Service (BTS) itu sebelumnya sudah dilakukan di beberapa kota di Indonesia, kemudian pada tahun 2021, akan dilaksanakan di Kota Surabaya.

“Jadi, kami punya program itu serta anggarannya, sehingga nanti habis ini kita akan lelangkan pada operator swasta untuk menjalankan bus angkutan perkotaan itu,” kata Budo Setiyadi Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI seusai acara MoU.

Budi Setiyadi bilang, dari perkiraan serta hasil survei Kemenhub, di Kota Surabaya ini akan mendapatkan anggaran yang paling banyak, karena membutuhkan 8-9 koridor. Artinya, membutuhkan sekitar 150 unit bus. Bus ini juga untuk mendukung Piala Dunia U-20.

Konsep bus itu nantinya akan disesuaikan dengan keinginan masyarakat Surabaya, yaitu murah, cepat, nyaman, dingin serta mudah diakses oleh masyarakat. Bus ini juga akan digratiskan dulu sambil menarik minat masyarakat pada transportasi umum.

“Jadi, konsepnya nanti modern, sesuai dengan keinginan anak-anak milenial. Sementara nanti gratis dulu, baru setelah itu nanti mungkin akan berbayar,” tegasnya.

Budi bilang, lelang pengadaan bus ini melalui e-katalog sekitar bulan November-Desember. Sehingga diharapkan sekitar Bulan Maret sudah bisa dimulai di beberapa koridor. Nanti juga dijalankan oleh pihak swasta pemenang lelang.

Sementara, Risma mengaku sebenarnya meminta sembilan koridor pada Kemenhub, sehingga apabila ini bisa dipenuhi, maka semua koridor di Kota Surabaya bisa terpenuhi semuanya, termasuk bisa terkoneksi dengan kota penyangga Sidoarjo serta Gresik.

“Nanti juga bisa terkoneksi dengan kota-kota penyangga,” katanya. (bid/tin)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -