Sabtu, 15 Mei 2021
32 C
Sidoarjo
Sabtu, 15 Mei 2021

Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Turun Signifikan

- Advertisement -
- Advertisement -

Wiku Adisasmito Koordinator Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan, persentase kasus aktif tingkat nasional terus menurun.

Pada bulan Maret 2020, rata-rata kasus aktif berada di angka 91,26 persen. Bulan April turun menjadi 81,57 persen.

Lalu, bulan Mei menurun lagi menjadi 71,35 persen, Juni menjadi 57,25 persen, Juli turun menjadi 44,02 persen, Agustus 28,26 persen.

Kemudian, kasus aktif bulan September 23,74 persen, serta per 22 Oktober, persentase kasus aktif turun lagi menjadi 16,8 persen atau sebanyak 63.576 kasus.

Angka kasus aktif 16,8 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata dunia 21,9 persen.

“Persentase kasus aktif di Indonesia terus mengalami penurunan sejak awal pandemi. Pada bulan Maret rata-rata kasus aktif berada di angka 91,26 persen, sangat tinggi. Kemudian sekarang terus mengalami penurunan,” katanya di Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Kasus aktif, kata Wiku, bisa ditekan dengan meminimalisir penularan. Masyarakat bisa berkontribusi dengan melaksanakan 3M, yaitu menjaga jarak, memakai masker serta mencuci tangan.

Sementara itu, penambahan kasus positif tercatat sebanyak 4.432, serta kasus meninggal sebanyak 12.959 atau 3,4 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata dunia 2,85 persen.

Angka kesembuhan mencapai 301.006 atau 79,9 persen, lebih baik dibandingkan rata-rata dunia 75,1 persen.

Walau secara nasional persentase kasus aktif menurun, Satgas Covid-19 menyayangkan masih ada kabupaten/kota yang jumlah kasus aktifnya di atas seribu.

Wiku Adisasmito mengungkapkan, ada 12 kabupaten/kota yang belum bisa menekan kasus aktif dengan signifikan, yaitu Bekasi (1.039), Jakarta Pusat (1.211), Jakarta Utara (1.343), Kota Bekasi (1.410), Bogor (1.484), Kota Depok (1.897), Jakarta Selatan (1.952), Kota Jayapura (1.959), Jakarta Barat (2.023), Jakarta Timur (2.781), Kota Padang (2.816) serta Kota Pekanbaru (2.909).

Satgas Covid-19 mengimbau pemda 12 kabupaten/kota tersebut bekerja keras menekan angka kasus aktif, meningkatkan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

“Kami mohon pemda dari 12 kabupaten/kota tersebut untuk bekerja keras menekan angka kasus aktif dengan secara tegas mengawasi kedisiplinan masyarakatnya dalam melaksanakan protokol kesehatan, utamanya dari sektor-sektor ekonomi serta sosial yang sudah berjalan,” tandasnya. (rid/dfn/ang)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -