Kamis, 13 Mei 2021
26 C
Sidoarjo
Kamis, 13 Mei 2021

AKBP Teddy: Satpas Colombo Berikan Pelayanan Pemohom SIM Yang Sesuai Prosedur

- Advertisement -
- Advertisement -

Surabaya – Bagi pemohon surat izin mengemudi (SIM) wajib mengetahui apa saja persyaratan yang harus perlu dilengkapi sebelum masyarakat mengajukan SIM di satpas Colombo Surabaya.

Prosedur serta persyaratan permohonan surat izin mengemudi (SIM) bertambah di satuan pengurusan administrasi (Satpas) Colombo. Salah satunya kini pemohon harus melampirkan surat kesehatan tes psikologi.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Tjandra S.I.K M.si mengatakan target ditambahkannya surat tes psikologi untuk megetahui tingkat emosi calon pemohon. Aturan melampirkan tes psikologi juga sesuai dengan persyaratan kesehatan pasal 81 ayat (4) UU nomor 22 tahun 2009.

“Tujuannya, diadakan psikologi untuk mengetahui tingkat emosi. Ini kebijakan dari Polda, dari atas. Kita cuma melaksanakan perintah, soal syarat itu,” kata AKBP Teddy, Jumat (23/10/2020). Seperti diberitakan Beritabangsa.com

“Jadi, itu berlaku untuk SIM A serta SIM C juga memperpanjang yang baru.Soal biaya saya tidak tahu. Itu bisa dikonfimasi ke pelaksana. Karena dari kita surat keterangan psikologi itu, dilampirkan untuk pengajuan SIM,” jelasnya.

Setelah persyaratan sudah lengkap pemohon SIM baru atau perpanjangan mengambil serta mengisi formulir dengan membawa kartu tanda penduduk (KTP) asli serta foto copy bagi pengajuan baru, untuk pemohon perpanjangan, SIM lama wajib dibawa.

Kemudian, petugas melakukan entri data pemohon SIM untuk melaksanakan foto surat izin mengudi (SIM). Tak hanya itu, pemohon wajib untuk mengikuti ujian teori serta test praktek mengemudi di lapangan.

“Semua pemohon SIM, wajib mengikuti mekanisme proses untuk pengurusan SIM, di Satpas Colombo Surabaya.” ungkapya.

Lanjut AKBP Teddy, Kami tidak akan layani setiap pemohon yang tidak sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap pemohon SIM, yang dinyatakan lulus, hari yang sama langsung mendapatkan surat izin mengemudi (SIM), bagi yang tidak lulus akan mengulang kembali sesuai jadwal yang ditentukan, pesan saya bagi yang sudah memiliki SIM, dalam mengemudikan kendaraanya agar lebih tertib di jalan serta mentaati peraturan lalu lintas, sehingga tidak terjadi kecelakaan, agar berkurangnya angka kecelakaan di jalan raya.” pungkasnya. (Umar)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -