Kamis, 13 Mei 2021
30 C
Sidoarjo
Kamis, 13 Mei 2021

Puan Maharani Berharap Santri Jadi Agen Perubahan

- Advertisement -
- Advertisement -

Puan Maharani Ketua DPR RI mengatakan bahwa Hari Santri Nasional ialah wujud penghormatan atas jasa para santri dalam perjuangan meraih kemerdekaan.

Puan berharap peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk terus menjaga persatuan serta menguatkan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan saat ini serta masa depan.

“Semoga keteladanan para santri serta jihad cinta Tanah Air menjadi semangat yang nyalakan cita-cita kita untuk terus gotong royong membangun Indonesia,” kata Puan, Kamis (22/10/2020).

Politikus PDI Perjuangan itu mengungkapkan, Hari Santri Nasional yang ditetapkan melalui Keppres No. 22 Tahun 2015 didasari pada fatwa Resolusi jihad untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Resolusi Jihad merupakan fatwa yang dicetuskan Hasyim Asy’ari bersama kiai-kiai lainnya untuk merespons pertanyaan Sorkarno Presiden pertama RI mengenai hukum membela Tanah Air.

“Semangat ini harus kita kuatkan kembali, yakni kebersamaan menghadapi pandemi Covid-19,” ujar Puan.

“Kami di DPR RI berharap para santri mau serta mampu berperan sebagai agen perubahan,” imbuhnya.

Puan menegaskan, semua elemen masyarakat harus bergotong-royong untuk dapat menghadapi pandemi Covid-19. Termasuk di dalamnya ialah para santri yang menjadi elemen penting menjaga nilai-nilai gotong royong menghadapi persoalan tersebut.

“Seluruh elemen masyarakat, termasuk para santri, menjadi faktor penting dalam mengendalikan kasus Covid-19,” jelasnya.

Puan menyampaikan, DPR RI berkomitmen mendukung pesantren melalui fungsi serta tugasnya. Salah satu produk legislasi yang diharapkan dapat mendukung jalannya proses pendidikan di pesantren ialah Undang-Undang tentang Pesantren serta pemerintah didorong segera menerbitkan aturan turunan undang-undang tersebut.

“Dengan adanya aturan turunan UU Pesantren, DPR RI berharap pesantren dapat lebih berkembang lewat program afirmasi serta fasilitas seperti rumah susun (rusun) bagi pesantren, pusat kesehatan pesantren, pendidikan vokasi di pesantren, serta lainnya,” kata dia.(faz/ipg)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -