Jumat, 14 Mei 2021
31 C
Sidoarjo
Jumat, 14 Mei 2021

Menipu Warga Gresik, Anggota Polda Jatim Gadungan Dibekuk Polisi

- Advertisement -
- Advertisement -

GRESIK –  VA alias Mohammad Eliyas dibekuk Satuan Unit Reskrim Polsek Cerme, Polres Gresik. Pasalnya, VA yang mengaku sebagai anggota penyidik Tipikor Polda Jatim telah melakukan penipuan terhadap Khoirul Anam, warga Desa Betiting, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Konferensi pers yang dipimpin Kapolres Gresik, AKBP. Arief Fitrianto SH, S.I.K, MM mengatakan, kejadian penipuan tersebut terjadi pada bulan September 2020. Tersangka mendatangi korban Khoirul Anam, sambil menerangkan berdalih mendapatkan perintah dari pemerintah pusat untuk memberikan satu program bantuan di Sekolah MI. Yaitu berupa Dana Hibah Nasional dengan total nilai anggaran sebesar Rp. 350.000.000.

“Apabila Khoirul Anam (korban red) bersedia dibantu, maka pihak sekolahan harus mengeluarkan uang sebesar Rp 5.750.000 untuk pengurusan pajak serta pencairan dana hibah tersebut. Untuk meyakinkan korbannya, saat itu pelaku memakai masker yang bertuliskan Tipikor, serta menunjukkan borgol,” jelas kapolres seperti dikutip petisi.co, PortalSidoarjo.com mengutip dari siberindo.co.

Sedangkan, Selasa 6 Oktober 2020 sekitar pukul 16.00 WIB, tersangka VA mendatangi korban lagi sambil menunjukkan sebuah Koper yang berisikan uang, dengan modus menerangkan bahwa uang tersebut milik Sekolah MI lain, yang sudah melakukan pembayaran pengurusan serta pajak untuk mencairkan dana hibah.

“Karena percaya kemudian Khoirul Anam (korban red) memberikan uang sebesar Rp 5.750.000 pada tersangka VA, serta  dijanjikan bahwa uang dana hibah akan segera dicairkan paling lambat tanggal 9 Oktober 2020. Namun, setelah jatuh tempo tanggal tersebut tersangka menghilang serta sudah tidak bisa dihubungi lagi,” tambah AKBP. Arief Fitrianto.

Masih Kapolres, karena merasa dirugikan akhirnya korban melapor ke Polsek Cerme atas kejadian tersebut. Selanjutnya atas dasar laporan dari korban, anggota Polsek Cerme langsung melakukan penyelidikan terkait keberadaan tersangka. serta pada tanggal 12 Oktober 2020 pukul 22.00 wib petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Petugas mengamankan barang bukti untuk tindak kejahatan di antaranya, satu lembar kuitansi pajak pencairan Dana Hibah Nasional untuk pembangunan Gedung MI Miftakhul Ulum Desa Betiting, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik sebesar 350 juta, yaitu senilai Rp 5.750.000 tanggal 6 Oktober 2020 dari korban Khoirul Anam.

Selain itu satu pucuk senjata api mainan jenis pistol warna Hitam, 1 rompi warna hitam yang bertuliskan KPK, 5 masker yang bertuliskan Tipikor, 1 pin KPK, 1 Lencana Advocad, 2 buah stempel, 1 borgol, 1 lembar brosur Informasi tentang pengaduan ke KPK, 1 Koper yang berisikan uang mainan.

Sementara, tersangka VA mengaku bahwa sudah menjalankan aksinya sebanyak dua kali, sedangkang peralatan yang digunakan untuk mengelabuhi korbannya dibelinya melalui online. (bah/petisi.co)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -