Kamis, 13 Mei 2021
30 C
Sidoarjo
Kamis, 13 Mei 2021

Mahfud Minta Pengunjuk Rasa Waspadai Penyusup

- Advertisement -
- Advertisement -

Mahfud MD Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum serta Keamanan mengingatkan, masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi melalui unjuk rasa pada 20 Oktober 2020 untuk mewaspadai adanya penyusup yang ingin membuat ricuh.

“pada para pengunjuk rasa, silahkan berunjuk rasa silakan, tapi hati-hati jangan sampai ada penyusup yang mengajak anda bikin ribut,” kata Mahfud, melalui video conference, di Jakarta, dilansir Antara, Senin (19/10/2020).

Menurut Mahfud, bukan tidak mungkin adanya penyusup yang ingin memanfaatkan kesempatan dengan membuat unjuk rasa yang sebenarnya bertujuan menyampaikan aspirasi justru menjadi ricuh.

Bahkan, kata dia, para penyusup itu ingin mencari martil dengan memanfaatkan para pedemo agar menjadi korban serta ditudingkan pada aparat keamanan.

“Saya ingatkan bahwa bukan tidak mungkin diantara para pengunjuk rasa ada penyusup yang ingin mencari martil mencari korban yang kemudian ditudingkan ke aparat,” tegasnya.

Oleh karena itu, Mahfud meminta pedemo untuk berhati-hati serta mewaspadai agar jangan sampai aksi demo sebagai sarana penyampaian aspirasi tercoreng dengan aksi anarkis.

Yang jelas, kata dia, potensi-potensi masuknya penyusup dalam unjuk rasa semacam itu sudah diamati oleh kepolisian yang akan bertindak tegas terhadap pengacau.

“Ini juga sudah masuk ke dalam tengarai kami. Di dalam tengarai para penegak hukum serta penjaga kamtibnas, dalam hal ini kepolisian,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.

pada aparat penegak hukum, Mahfud juga telah meminta untuk memperlakukan pedemo secara humanis serta penuh persaudaraan sebagai sesama warga negara.

“Tetapi, pada yang akan mengacau serta ada bukti agar ditindak tegas,” tegasnya. (ant/ang)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -