Jumat, 14 Mei 2021
31 C
Sidoarjo
Jumat, 14 Mei 2021

Juru Bicara Forum Kiai Kampung Klarifikasi Pernyataan Pencabutan Dukungan

- Advertisement -
- Advertisement -

SIDOARJO – Pernyataan pencabutan dukungan Forum Kiai Kampung terhadap pasangan calon (paslon) Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Sidoarjo, menuai reaksi.

Ketua Tim Pemenangan Kelana-Astutik, H Masnuh, meminta segera dilakukan klarifikasi. H Masnuh merasa pernyataan Wakil Juru Bicara Forum Kiai Kampung, Haris Nukman, yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta itu telah mencemarkan nama paslon. “Harus ada klarifikasi,” ujar H Masnuh pada acara Forum Silaturrohmi Bintang Makmur di Balongbendo, Sidoarjo, Selasa (20/10).

Acara Forum Silaturrohmi Bintang Makmur itu sendiri, juga dihadiri 100 warga NU serta MWC NU dan warga Desa Balongbendo. Kegiatan itu dikoordinatori Ketua MWC NU Balongbendo, Arifin. Selain itu, juga ikut hadir Ketua 1 Kasmuin dan Ketua Selamet Budiono, Koordinator Bintang Makmur H Khuzaimi serta KH Kirom dan H.Acm Khoiri sebagai penceramah.

Menurut H Masnuh, pernyataan pencabutan dukungan Forum Kiai Kampung tak sepantasnya muncul ke permukaan karena tidak ada relevansinya dengan Pilbup Sidoarjo. Sebab, keberadaan Forum Kiai Kampung keanggotaannya se- Jawa Timur.
Haris Nukman langsung merespons desakan Ketua Tim Pemenangan Paslon Kelana-Astutik dengan meminta maaf dan meralat pernyataannya yang sebelumnya sempat viral. “Saya menyesal dan minta maaf,” tegasnya.

Haris Nukman mengaku tidak tahu menahu dengan isi pernyataan yang dibacakannya saat jumpa pers yang disiarkan melalui sebuah stasiun televisi swasta tersebut. Dirinya mengaku hanya membacakannya saja. “Saya tidak tahu soal asal usul kalimat pencabutan dukungan. Saya hanya disuruh membacakannya saja oleh anggota Forum Kiai Kampung yang saat itu ikut hadir,” lanjut Haris Nukman.

Acara jumpa pers yang dimaksud Haris Nukman dilangsungkan di Rumah Makan Asap Asap di Taman Pinang Sidoarjo. Ikut pada acara tersebut perwakilan Forum Kiai Kampung dari 12 kecamaran di Sidoarjo, di antaranya Kecamatan Kota, Taman, Krian, Tarik, dan Kecamatan Tanggulangin.

Dengan klarifikasi tersebut, Haris Nukman menganggap pembacaan pernyataan pencabutan dukungan Forum Kiai Kampung terhadap Kelana-Astutik yang sebelumnya dia bacakan, tidak pernah ada. (mu/rie)

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -