Rabu, 21 Oktober 2020
32.1 C
Sidoarjo
Rabu, 21 Oktober 2020

Janji Paslon Lewat Mbah Google

Opini Oleh:  Catur Divanes, Penulis Buku Sidoarjo

MASA pandemi Covid – 19, semua pasangan calon (paslon) Pilkada Serentak 2020  wajib patuhi protokol kesehatan. Beragam larangan jelas tersurat dalam PKPU nomer 13 tahun 2020. Termasuk tidak boleh kampanye terbuka.  Agenda tata muka pun jadi terbatas dan tidak mungkin bisa dioptimal jadi modal menyapa calon pemilih atau para pendukungnya.

Untung saja, ada Mbah Google! Visi -Misi paslon yang terunggah di  puluhan media online bisa dilihat dengan mudah. Sekilas inilah janji paslon lewat Mbah Google jika jadi kepala daerah!

Bambang Haryo S. Calon nomor satu ini berjanji memprioritaskan pembangunan infrastruktur; mulai frontage road, fasilitas pendidikan, pengentasan kasus gizi buruk dan normalisasi sungai untuk mengatasi banjir.

Baca juga :  KPU Sidoarjo: Positif Covid-19 Tak Gugurkan Pencalonan di Pilkada 2020

Bambang Haryo pernah tercatat sebagai Anggota DPR Partai Gerindra Daerah Pemilihan Jatim I ( Kota Surabaya dan Kab. Sidoarjo) Periode 2014 – 2019.  Bambang juga dikenal sebagai pengusaha kapal ferry dan pemilik hotel Grand Beach Senggigi di Lombok, Nusa Tenggara Barat

Bersama mantan anggota DPRD Taufiqulbar  (PBB), bertekad menciptakan good governent. Bila  ingin menuju Sidoarjo lebih baik, dibutuhkan pemerintahan bersih dan transparan. Selain itu juga diperlukan gawe tatanan kanggo tuntunan; agar Sidoarjo adil, sejahtera dan bermartabat.

Bagaimana dengan Gus Muhdlor (nomor urut 2)? Tokoh muda dari Pesantren Bumi Sholawat ini bersama Subandi wakilnya berniat:

  1. Mewujudkan tata kelola pemerintahan  bersih, transparan dan kemudahan berusaha.
  2. Membangkitkan pertumbuhan ekonomi lewat penataan UMKM, koperasi, pertanian dan perikanan. Ini bisa dijadikan pintu pembuka lapangan kerja dan pengurangan kemiskinan
  3. Membangun infrastruktur sebagai pijakan penguatan ekonomi yang berkeadilan tanpa mengabaikan  kualtias lingkungan secara berkelanjutan.
  4. Membangun SDM unggul berkarakter;  mewujudkan masyarakat religius dan menjaga kerukunan sosial antar warga.
Baca juga :  Kelakar Politik

Kelana Aprilianto (nomor urut 3).  Mengelola semua potensi wilayah untuk kepentingan rakyat; dibutuhkan pengalaman, kemampuan manajerial dan kualitas sumber daya manusia. Begitu pula untuk mengolah potensi sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA).  Termasuk mengoptimalkan peluang terkait adanya pabrik-pabrik skala besar, Home Industri, UMKM, Perikanan, peternakan, semua ada di Sidoarjo.

Potensi tersebut  bisa jadi modal memperbaiki perekonomian keluarga dan kualitas pendikan anak. Mas Kelana memiliki pengalaman menata dan menggerakan perekonomian berbasis pedesaan. Bersama Dr. Dwi Astutik yang  mumpuni di dunia pendidikan dan  memiliki jaringan bisnis start-up; siap berjuang mensejahterakan warga Sidoarjo secara mandiri.

Perempuan pun wajib dan layak terlibat dalam proses pembangunan di dusun dan desa. Pembangunan berbasis perbaikan ekonomi keluarga, kualitas pendidikan anak, pengembangan wawasan emak-emak dan masyarakat dalam pengembangan UMKM atau produk unggulan lokal  tidak lagi ditunda. Modal stimulan Rp 1 miliar setiap desa bisa dioptimalkan sebagai pijakan. Terutaman dalam pengembangan bisnis strat-up. Bisnis start-up jika dikolaborasikan dengan pelaku UMKM  akan menjadi gerakan pemberdayaan yang luar biasa. Bergeraknya industri lokal pun bisa berdampak tumbuhnya perekonomian lokal. (*)

Baca juga :  Penyerahan Rekom PKB di Sidoarjo Tanpa Dihadiri Pengurus Inti DPC

 

 

Komentar

Terkini

Hudiyono
Hudiyono

Bacabup Pacitan Mbois Kukuhkan Kordes Sidomoro

PACITAN – Tim pemenangan Bakal Calon Bupati Pacitan Yudi Sumbogo serta wakil Bupati Pacitan Isyah Ansori mengukuhkan Koordinator Desa (Kordes) Kecamatan Sudimoro yang bertempat...

Jangan Lewatkan