Selasa, 18 Mei 2021
31 C
Sidoarjo
Selasa, 18 Mei 2021

Ada Syarat Rapid Test, Unair Galang Ribuan Bantuan Tes Gratis

- Advertisement -
- Advertisement -

Universitas Airlangga menggalang bantuan ribuan alat rapid test dari berbagai pihak untuk memberikan layanan rapid test gratis pada peserta UTBK yang mengikuti ujian di pusat UTBK tersebut.

Prof. Moh Nasih Rektor Unair mengatakan, upaya ini ialah ialah bagian dari tanggung jawab penyelenggara untuk memastikan tidak ada peserta yang gagal ikut ujian hanya karena tidak bisa memenuhi syarat ini.

Sebelumnya, Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya mengeluarkan edaran yang mewajibkan seluruh peserta UTBK menyertakan hasil rapid test nom reaktif saat mengikuti ujian.

“Bagaimanapun kami bertanggung jawab agar UTBK ini bisa dilaksanakan. Sehingga kami beriktiar, mencari berbagai macam sumber (bantuan). Kita sejak awal berkoordinasi dengan kawan-kawan di Puspas Unair, RS, di berbagai macam mitra yang kami punya. serta mudah-mudahan dapat sampai di angka 20 ribu,” katanya pada Minggu (5/7/2020).

Ada Syarat Rapid Test Unair Galang Ribuan Bantuan Tes Gratis
Rapid test gratis untuk peserta UTBK di Unair, Minggu (5/7/2020). Foto : Baskoro PortalSidoarjo.com

Ia mengatakan, jika Unair bisa mencapai angka 20 ribu rapid test gratis, maka sekitar 60 persen peserta di pusat UTBK Unair. Saat ini, kata Nasih, pihaknya sudah mengumpulkan sekitar 7 ribu kit rapid test.

Jumlah ini merupakan akumulasi dari bantuan yang diberikan Puspas Unair, Badan Intelegen Negara, BPBD Jatim, juga sumbangan dari manajemen serta dosen.

“Belajar dari hari ini, dari dua lokasi yang kita siapkan, baru melayani 60 orang di sesi 1. serta itu kalau berlangaung terus, 1 hari mungkin 100-200, kita bisa layani sampai akhir UTBK,” jelasnya.

Ia juga kembali mengucapkan terima kasih pada sejumlah kepala daerah di Jatim yang telah memberikan fasilitas rapid test gratis pada para peserta UTBK.

Ia mengatakan, meski ada layanan rapid test gratis di Unair, ia mengimbau agar peserta UTBK lebih dulu memanfaatkan fasilitas lain yang juga menggratiskan biaya tes. Namun, jika memang tidak ada, mereka bisa memanfaatkan fasilitas dari Unair.

“Tapi kalau yang bisa di beberapa tempat, monggo disana. Bisa manfaatkan yang lain dulu, yang gak bisa dilayani, baru sini. Untuk antisiapsi keterbatasan petugas,” katanya. (bas/iss)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -