Selasa, 18 Mei 2021
31 C
Sidoarjo
Selasa, 18 Mei 2021

Pemkab Sidoarjo bersama RMI MWC NU Waru Rapid…

- Advertisement -
- Advertisement -

1593764447 146 Pemkab Sidoarjo bersama RMI MWC NU Waru Rapid1593764447 604 Pemkab Sidoarjo bersama RMI MWC NU Waru Rapid1593764447 862 Pemkab Sidoarjo bersama RMI MWC NU Waru Rapid

Pemkab Sidoarjo bersama RMI MWC NU Waru Rapid Test Santri Ponpes

KOMINFO,Sidoarjo- Pemkab Sidoarjo fasilitasi rapid test yang digelar RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah) MWC NU Waru pada para santri. Rapid test gratis dilakukan pada para santri yang akan kembali ke Pondok Pesantren/Ponpes bulan Juli ini. Terdaftar 160 santri yang ikut dalam rapid test yang digelar di kantor MWC NU Waru pagi tadi, Jumat, (3/7). Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH didampingi Kepala Dinas Kesehatan drg. Syaf Satriawarman hadir melihat pelaksanaan rapid test tersebut.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan Pemkab Sidoarjo berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan pada pondok pesantren terkait pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satunya fasilitas rapid test gratis pada para santri Ponpes. Pengasuh Ponpes maupun lembaga lain seperti RMI dapat mengajukan permintaan rapid test pada Dinas Kesehatan Sidoarjo. Dirinya juga telah memerintahkan pada kepala dinas kesehatan untuk menyediakan rapid test yang cukup bagi Ponpes.

Baca juga :  H+5 Riyoyo rek sebagian wes akeh seng mulai kerjo. Tapi sekolah kapan isok melbu mane hmmmmm.....

“Dari pemerintah akan senantiasa memberikan pelayanan pada santri-santri pondok pesantren yang memang menginginkan rapid test, apabila ada pengasuh pondok atau RMI minta maka kami akan melayani dengan baik,”katanya.

Wabup H. Nur Ahmad Syaifuddin berharap para santri tidak terkendala permintaan rapid test untuk dapat mondok kembali. Bagi santri yang akan kembali ke Ponpes di luar Sidoarjo dapat membawa hasil rapid test yang menjadi syaratnya. Begitu pula pada Ponpes yang ada di Sidoarjo dapat mengajukan permintaan rapid test pada para santrinya yang datang dari luar Sidoarjo.

“Jadi anak-anak yang mau mondok di Sidoarjo, kami juga akan menyiapkan apabila pondok pesantrennya memohon, begitu pula anak-anak yang mau mondok diluar Sidoarjo yang itu (hasil rapid test) dipersyaratkan, maka kami akan mempersiapkan,”ucapnya.

Baca juga :  H+5 Riyoyo rek sebagian wes akeh seng mulai kerjo. Tapi sekolah kapan isok melbu mane hmmmmm.....

Kepala Dinas Kesehatan drg. Syaf Satriawarman berharap anak-anak tidak panik bila hasil rapid test nya menunjukkan reaktif. Dikatakannya rapid test merupakan tindakan untuk mengetahui antigen antibody pada tubuh seseorang.
Sigit.

Sumber » @pemkabsidoarjo

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -