Selasa, 18 Mei 2021
31 C
Sidoarjo
Selasa, 18 Mei 2021

Masih Minim, UTD PMI Surabaya Terus Dorong Masyarakat Donor Plasma Konvalesen

- Advertisement -
- Advertisement -

UTD PMI Kota Surabaya terus berupaya mendorong masyarakat luas untuk donor plasma konvalesen, mengingat hingga Jumat (3/7/2020) perolehan dari donor plasma konvalesen memang tergolong masih minim.

“Memang ada beberapa pendonor yang datang. Kemudian kami lakukan proses donor. Namun demikian perolehan dari donor plasma konvalesen sampai saat ini memang masih minim serta harapan kami akan terus ada penambahan. Karena memang dibutuhkan,” terang dr. Hj. Budi Arifah Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Surabaya.

Donor plasma konvalesen, lanjut dr. Hj. Budi Arifah, secara spesifik memang hanya dilakukan oleh seseorang yang telah dinyatakan sembuh dari status positif Covid-19. “serta pernyataan sembuh itu harus dibuktikan satu diantaranya dengan surat resmi dari rumah sakit. Ini penting,” tambah Budi.

Selain itu, sebelum melaksanakan donor, pihak UTD PMI Kota Surabaya berhak atau mewajibkan pendonor untuk mengikuti prosedur standar pemeriksaan kesehatan yang memang diwajibkan bagi setiap pendonor di UTD PMI Kota Surabaya. Bahkan khusus untuk donor plasma konvalesen pemeriksaan kesehatan diisyaratkan lebih ketat.

“Kami di UTD PMI Kota Surabaya sudah siap serta didukung peralatan yang cukup untuk dapat melakukan donor plasma konvalesen. Masyarakat memang wajib memenuhi persyaratan-persyaratan khusus itu. Karena memang prosedur yang harus dipenuhi untuk donor konvalensen seperti itu,” tegas Budi.

Sampai saat ini pihak UTD PMI Kota Surabaya, terkait dengan donor plasma konvalesen, terus melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya dalam rangka melakukan pemantauan terhadap para pasien sembuh Covid-19, di berbagai rumah sakit yang ada di kota Surabaya.

“Karena dengan koordinasi itu, kami mengetahui berapa jumlah pasien sembuh serta kami juga merecord identitas para pasien tersebut agar jika dibutuhkan, kami segera menghubungi para pasien tersebut, agar bersedia mengikuti donor plasma konvalesen tersebut. Ini juga terus kami lakukan,” pungkas Budi.

Sementara itu, ditemui Setelah mendonorkan darahnya di kantor UTD PMI Kota Surabaya, Jumat (3/7/2020) Dito mengatakan bahwa dirinya bersedia untuk mengikuti donor plasma konvalesen, alasannya karena dibutuhkan di masa pandmei Covid-19 seperti saat ini.

“Tapi aku kan gak memenuhi syarat. Menurutku memang dibutuhkan kerelaan atau keikhlasan untuk melakukan donor. Ini penting bagi siapa saja. Karena itu menurutku memang dibutuhkan bagi sesama,” tegas Dito, Jumat (3/7/2020).(tok)

Sumber »

- Advertisement -
Terkini
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -