Anak Band Sekolah, Giat Mengaji serta Jamaah Mushala Itu Telah Pergi

Anak Band Sekolah, Giat Mengaji dan Jamaah Mushala Itu Telah Pergi

SIDOARJO-Pasca ditemukan tiga jenazah korban tenggelam di Sungai Pucang, SMPN 5 Sidoarjo gelar salat gaib serta istighotsah. Hal itu dilakukan untuk mendoakan, Akhmad Dafaldi Baihaqi, M Ruli Kurniawan, M Nuh Achsan (Aan), siswa sekolah itu yang menjadi korban laka air di Sungai Pucang, Rabu (12/2) lalu.

Salat gaib serta istighotsah dilaksanakan setelah jam pelajaran kedua, Jumat (14/2). Seluruh siswa serta pendidik mengikuti kegiatan tersebut untuk sebagai bentuk mendoakan. “Setelah Ahsan (korban pertama) ditemukan, Kamis (13/2) sudah dilakuan salat gaib serta istighotsah,” kata Kepala SMPN 5 Sidoarjo Siti Latifah pada Radar Sidoarjo, Jumat (14/2).

Pada Kesempatan itu dimanfaatkan untuk menyampaikan edukasi pada siswa agar tetap mematuhi arahan dari pendidik. Diingatkan pula pada siswa agar setelah pulang sekolah langsung  ke rumah. Kalaupun ingin keluar rumah harus atas izin serta sepengetahuan orang tua. “Peringatan ini sudah kerap sekali disampaikan,” tegasnya.

Baca juga :  CITO!!! DIBUTUHKAN AA DI APOTEK LYVIA SAFRIDAH MIN SMF/D3 FARMASI MINAT KIRI...

Menurut Siti Latifah, sosok Akhmad Dafaldi Baihaqi merupakan anak yang baik serta patuh. Di sekolah tidak pernah menunjukkan sikap neko-neko. Dafaldi aktif di pergaulannya. Sebab anak kelas VII-7 tersebut mengikuti kegiatan band di sekolah. “Anak itu suka sekali bermain musik. Orang tuanya pun mengakui,” bebernya.

Sementara itu, korban yang berencana menolong temannya saat kejadian, M Nuh Achsan yang biasa disapa Aan termasuk anak yang sopan. Siswa kelas VII-6 tersebut diketahui aktif untuk mengaji serta salat berjamaah di musala dekat rumahnya Jalan Jenggolo 2, Nomor 110, RT 06/RW 02. “Banyak disukai teman-temannya di sekolah,” terangnya.

Sedangkan, Ruli Kurniawan siswa kelas VII-6 merupakan anak yang pandai bergaul. Bocah beralamat Jalan Yos Sudarso G.5 itu sewaktu di sekolah merupakan siswa yang cukup menguasai mata pelajaran. Ketiganya tidak ada riwayat kenakalan di sekolah maupun di luar. “Cuma nakal sewajarnya anak-anak di usia 13 tahun tidak sampai berlebihan,” pungkasnya. (hil/nis)

Baca juga :  Masjid Polresta Sidoarjo Tidak Aman, Tas Raib Saat Ditinggal Wudhu

Sumber »