29 C
Sidoarjo
BerandaDuniaPengetahuan & TeknologiAir Hilang Dari Mars Way Lebih Cepat Dari Pada Pemikiran Sebelumnya

Air Hilang Dari Mars Way Lebih Cepat Dari Pada Pemikiran Sebelumnya

Penelitian baru menunjukkan bahwa air dapat keluar dari lingkungan Mars dengan cara yang lebih cepat daripada yang diperkirakan sebelumnya, berpotensi menjawab pertanyaan mengapa Mars – dulunya planet yang subur danau serta awan hujan – sekarang merupakan tanah kering serta berdebu dari bukit pasir.
Air Hilang Dari Mars Way Lebih Cepat Dari Pada Pemikiran
Pelaporan dalam jurnal Ilmu, sebuah tim peneliti Prancis menggunakan data dari Trace Gas Orbiter, sebuah misi kolaborasi antara European Space Agency (ESA) serta badan antariksa Rusia Roscosmos, untuk menemukan bahwa sejumlah besar air terangkat ke atmosfer atas Mars. Perubahan musiman juga memengaruhi proses ini, dengan lebih banyak air yang mengalir ke atmosfer bagian atas pada periode hangat serta badai.
Sesuai dengan model mereka, bagian-bagian dari atmosfer atas Mars "super jenuh" dengan uap air 10 hingga 100 kali lebih banyak daripada suhu yang seharusnya secara teoritis memungkinkan.

1578769080 907 Air Hilang Dari Mars Way Lebih Cepat Dari Pada Pemikiran
Atmosfer Mars secara teratur jenuh dalam uap air, yang memungkinkan lebih banyak air untuk mencapai atmosfer atas, di mana sinar UV Matahari memisahkan mereka menjadi atom. © ESA

Begitu berada di tempat yang lebih tinggi serta lebih dingin, air diledakkan dengan sinar ultra-violet (UV) dari Matahari, yang memisahkan molekul-molekul air menjadi atom hidrogen serta oksigen. Atom-atom ini, tidak terikat oleh gravitasi Mars yang relatif rendah, kemudian bebas untuk melarikan diri ke luar angkasa.
"Sampai sekarang, para ilmuwan berpikir butuh lebih lama (sekitar beberapa dekade) bagi air untuk mencapai atmosfer yang tinggi serta berdisosiasi menjadi atom-atom hidrogen. Sebenarnya, mekanisme ini membutuhkan waktu lebih sedikit: beberapa hari hingga beberapa minggu," Franck Montmessin , penulis studi serta direktur penelitian di laboratorium LATMOS, mengatakan Orang Dalam Bisnis.
Meski begitu, atmosfer Mars masih relatif kering, menampung sekitar 10.000 kali lebih sedikit uap air daripada di Bumi. Hampir semua air di Mars saat ini ada sebagai es padat ada bukti untuk menyarankan air asin cair masih mengalir sebentar-sebentar di Mars saat ini. Sebuah studi pada Juli 2018 bahkan mengisyaratkan mungkin ada danau besar berisi air cair jauh di bawah permukaan Mars, mungkin mirip dengan danau yang ditemukan di bawah es Antartika serta Greenland di Bumi.
Prospek air cair dalam jumlah besar sangat menggiurkan karena dapat berfungsi sebagai habitat potensial bagi kehidupan mikroba. Tidak ada bukti yang ditemukan tentang kehidupan masa lalu atau masa kini di Mars, namun, ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa permukaan Mars pernah menyimpan sejumlah besar air cair serta mungkin dihuni oleh mikroorganisme. Penelitian baru ini membantu menjelaskan, setidaknya sebagian, bagaimana Mars menjadi planet yang jauh lebih kering yang kita kenal sekarang.

Sumber »

Must Read

Related News