Foto : sidoarjonews.com

Keberatan Biaya Study Visit Factory, Kepsek SMAN 3 Minta Wali Murid Untuk Temui Dirinya

()

PORTALSIDOARJO.COM, SIDOARJO – Sekolah Menengah Atas Negeri  (SMAN)  3 Sidoarjo rencananya akan lakukan edukasi  kunjungan industri ( Study visit Factory ) bagi siswa siswi kelas XI dengan tujuan ke industri jamu  PT Sido Muncul Semarang  Jawa tengah.Namun, rencana pihak sekolah tersebut dikeluhkan beberapa wali murid Siswa kelas XI SMAN 3 Sidoarjo tersebut.

Pasalnya, biaya yang harus di siapkan mencapai 725 ribu rupiah tiap wali murid untuk menutupi kegiatan tersebut.

Salah satu wali murid yang enggan ditulis namanya menyampaikan , merasa keberatan terkait besaran biaya yang harus ditanggung oleh dirinya.

” Mau bagaimana lagi , inikan kewajiban. Tapi kenapa mesti ke semarang dan harus menginap ,” ungkapnya, jum’at (23/9).

Menurutnya,kalau memang mau kunjungi industri ,di Sidoarjo sendiri banyak berbagai jenis Industri yang layak untuk bisa dikunjungi.

Sementara itu, kepala sekolah SMAN 3 Sidoarjo Sulaiman Suwarto berkilah , para siswa XI memang wajib ikut Study Visit Factory sebagai program sekolahan namun untuk membayarnya tidak wajib bila tak mampu.

”Soal Study visit Factory nya kita wajibkan untuk siswanya. Namun berkenaan dengan membayarnya, bila tak mampu silahkan temui saya,” cetus Sulaiman yang juga merangkap kepala sekolah SMAN 1 ini.

Menurutnya, pihak sekolah tak menutup mata bila ada yang merasa keberatan dengan biaya yang dikenakan tersebut. Dirinya mempersilahkan wali murid untuk datangi dirinya.

Dari surat edaran tentang kegiatan SVF 2016 ini , pada poin 5  tertulis , pembayaran disampaikan ke walikelas  selambat lambatnya 3 hari menjelang pelaksanaan kegiatan. Tahap 1 ,pelaksanaan tanggal 28 – 30 september dan tahap 2 , 6-8 oktober 2016 .

Surat edaran yang juga ditanda tangani komite sekolah selain kepala sekolah , ketika fihak komite sekolah dihubungi oleh sidoarjonews Mahmud Untung yang juga  anggota komisi D DPRD Sidoarjo menyatakan, dirinya mengakui ikut menanda tangani surat edaran tersebut.

Namun dirinya mewanti wanti sejak awal ke fihak sekolah untuk tak mewajibkan kegiatan tersebut ke para siswa. Menurutnya, siswa yang tak mampu sebisanya tetap bisa ikut dengan mekanisme subsidi silang.

” Yang mampu sebisanya membantu yang tidak mampu,” cetusnya.

Senada dengan anggotanya yang juga wakil ketua komite sekolah SMAN 3, ketua komisi D DPRD Sidoarjo  Usman menyampaikan beberapa catatannya, Selama itu atas kesepakatan bersama antara Sekolah dengan Komite dan Wali Murid dengan Sifat nya tidak wajib nggak masalah.

Usman lebih lanjut menekankan agar ada subsidi silang bagi ortu yg mampu untuk menggratiskan siswa yg tidak mampu.

” Tapi kalau ada Wali murid yg dipaksakan Silahkan Laporkan ke komisi D maka kami akan tindak lanjuti,” tandas ketua komisi D ini.

Penulis : Bz

Apakah informasi ini bermanfaat untuk anda?

Klik bintang buat rating terbaik

rating rata-rata / 5. Jumlah voting:

Jadilah yang pertama memberi rating!